Seperti yang kita ketahui bahwa Marketing Mix merupakan hal-hal atau usaha-usaha yang dilakukan perusahaan untuk menyampaikan produk kepada masyarakat sebagai market. Marketing Mix tersebut ialah Product, Price, Place dan Promotion atau disingkat menjadi 4Ps. Sayangnya keempat aspek tersebut dibuat secara khusus untuk industry barang(goods). Saat ini bukan hanya industry barang saja yang berkembang melainkan juga industry jasa salah satu contohnya ialah Hotel yang perkembangannya cukup pesat saat ini,oleh karena itu diperlukan Marketing strategy yang tepat untuk industry jasa. Setelah dipelajari lebih dalam ternyata service business owners masih bisa menerapkan Marketing Mix dalam perusahaannya dengan catatan mereka harus menambah beberapa aspek penting kedalamnya,yaitu People,Phisycal Evidence dan Process.
a. Product
Product yang dimaksud disini adalah service atau jasa. Jasa merupakan produk utama yang ditawarkan oleh sebuah industry jasa. Seperti yang kita ketahui bahwa jasa bersifat intangible yang artinya tidak berwujud sehingga tidak dapat dirasakan secara fisik melainkan hanya bisa dirasakan secara emotional. Oleh karena itu,perusahaan harus mampu secara tepat membuat sebuah pelayanan yang saat ini sedang dibutuhkan oleh pasar.
Dalam industry jasa seperti hotel, yang digolongkan menjadi produk utama adalah guest room, meskipun ada divisi lainnya yang ikut dijual seperti food & beverages,namun tetap kamar merupakan produk utama dari hotel karena kamar merupakan revenue center terbesar dalam sebuah hotel. Untuk menarik orang-orang untuk menginap di hotel. Kamar yang layak, aman dan nyaman merupakan aspek dasar yang wajib dipenuhi oleh hotel saat melemparnya ke pasar.
b. Price
Saya rasa ini sudah cukup jelas. harga ialah salah satu aspek penting keberhasilan sebuah bisnis karena ini berhubungan langsung dengan profit yang perusahaan akan dapatkan dan merupakan tujuan utama dari sebuah bisnis,yaitu memperoleh keuntungan yang sebanyak-banyaknya.Perusahaan harus jeli dalam menetapkan harga. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menentukan jenis pasar yang menjadi prioritas atau target marketing. Selain itu harga yang ditawarkan harus berbanding lurus dengan fasilitas yang diberikan.
c. Place
Ini merupakan upaya bisnis dalam menentukan dimana dan bagaimana customer dapat memperoleh barang/jasa yang mereka tawarkan atau bisa dibilang ini merupakan bagaimana cara bisnis dalam mendistribusikan produknya kepada market. Saat ini banyak investor-investor yang hendak membangun sebuah bisnis, bersaing ketat untuk mendapatkan sebuah tempat yang mereka anggap memiliki prospek yang baik untuk bisnis yang akan mereka bangun. Bahkan tak sedikit yang rela membayar mahal untuk sebuah tempat. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa lokasi juga menentukan keberhasilan sebuah bisnis. contohnya ialah hotel yang terletak dijantung kota pasti atau business hotel memiliki occupancy yang lebih tinggi dibandingkan dengan hotel yang terletak di pinggiran kota dan jauh dari pusat kota.
d. Promotion
Menurut saya promosi adalah level dimana ilmu marketing sangat dibutuhkan. ini merupakan tahapan dimana perusahaan harus mampu mendesain sebuah package yang dibuat dari 3ps diatas, yaitu product, price, dan place. Apabila ketiga hal tersebut sudah matang atau well-established, barulah perusahaan bisa melakukan proses ini. Perusahaan harus mampu menarik market dengan menawarkan barang yang menarik, harga yang terjangkau dan worth it dan juga lokasi yang mudah diakses ditambah dengan tempat-tempat yang menarik disekitarnya.
e. People
Dalam industry jasa, people atau SDM bisa dikatakan ujung tombak keberhasilan sebuah bisnis. Oleh karena itu company harus mampu membekali staf-stafnya dengan keterampilan yang baik yang mendukung pekerjaannya. Perusahaan seharusnya sangat concern terhadap karyawannya demi kepuasan market.
f. Physical Evidence
Yang dimaksud dengan physical evidence adalah bukti fisik keberadaan suatu bisnis contohnya seperti building, uniform dll.
g. Process
Process disini maksudnya adalah suatu kegiatan atau proses sampainya jasa dari pihak penyedia jasa yaitu staf/karyawan kepada customer secara langsung sampai pada titik customer dapat merasakan akibatnya dan merupakan “moment of truth” dalam industry jasa.
Yang membedakan marketing mix dalam industry jasa dan barang terletak pada jenis produknya. Industry barang menyediakan sesuatu yang dapat dilihat, dirasakan/diraba bentuk fisiknya dan sifatnya tidak selalu habis sekali pakai (imperishable) con; industry pakaian. Sedangkan industri jasa menyediakan sesuatu yang tidak dapat dilihat,diraba akan tetapi dapat dirasakan keberadaannya secara emosional dan bersifat perishable artinya habis sekali pakai dan tidak dapat disimpan. Satu hal penting yang membedakan mereka berdua adalah dari segi emosional si customer. Customer lebih merasa dekat dengan perusahaan jasa dibandingkan dengan perusahaan atau industri barang.
No comments:
Post a Comment